Kamis, 11 Oktober 2012

Mengagumi Tanpa Dicintai

Tuhan,
Bolehkah aku bertanya padaMu tuhan
Bertanya tentang apa yang terjadi dalam hati ini

Rasanya dalam dada, ada yang bergemuruh tanpa arah
Aku letih Tuhan menahan emosi tak pasti ini
Apa yang terjadi dalam ragaku?

Tuhan,
Aku rasa, ada gempal manis dalam dada
tapi, aku menangis saat melihat dia bersamanya

Tuhan,
Kini aku mengerti bahwa aku mencintanya
mencintai dia yang telah memilikinya

Tuhan,
Apakah aku pantas merindunya?
padahal hatinya merindukan dia

Selasa, 10 Juli 2012

Hilang


Langit,
Begitu berharapku sampai aku sadar bahwa aku memang tak bisa terbang untuk menyentuhnya
Air,
Tergoresku batu karang yang tajam, tenggelam bagaikan plankton yang pasrah diserbu ikan
Cahaya,
Terbakar ragaku, hangus takbertulang hitam legam tak ada karisma
Tanah,
Gaya gravitasi seakan menghilang, melayang tak bernafas
Aku,
Kini yang tak tau kemana harus melangkah
Yang tak mengerti cara bertahan lagi
Lenyap dan takbernyawa

Sabtu, 26 Mei 2012

Memory's



Ah sometimes I miss all of these ......

Rabu, 25 Januari 2012

Teruntuk Menantuku

>> TERUNTUK MENANTUKU << ^.^


Hari ini ku coba untuk menempatkan diriku sebagai ibu mertua..
Menyelami rasa yang dimiliki seorang ibu dari putra yang sangat dicintainya..
Karena terkadang ibu mertua menjadi saingan bagi istri putranya..
Yuk...kita menyimak hatinya..
= = = = = * * * * * = = = = =

Senin, 09 Januari 2012

Say Yes To Sucses

Bruggg .....

"Aw...." batu kali yang menghantam percis dibawah leher ku yang panjang sempat membuat emosiku naik hingga ke ubun.
lalu aku pun siap membalas perbuatan yang sangat tercela itu.
"Siapa sih yang ngelempar batu ? ga tau apa ya kalo orang lagi cape" sambil tengak tengok sekitar.
Malangnya si pelaku tidak menampakan ujung hidung sekalipun. Lalu aku pun bergegas lari kembali sambil ngoceh ngoceh "hah,, mungkin hidung tuh orang pesek kali, sampai ujjung hidungnya pun ga keliatan sma sekali"

****

Tuhan, aku tak sanggup

Mawar tak selamanya putih
begitu juga dengan sayap
sayapsayap kecil terbang terpaku

Takkurasa sudah
waktu terlampau sulit
disini ...

Berjuta teropong ganas menghantui
cacing cacing tanah yang menggeliat

Disela keramaian kota
masih saja ada pengintai nyawa

Nyawanyawa diam
tertali pada ikatan prinsip

Tanah
Rumput
Laut
terpana dan tak berdaya

Jumat, 06 Januari 2012

Serba Serbi Facebook



Setelah hampir dua tahun saya mengikuti dunia per-fesbuk-an, ada beberapa hal yang dapat saya simpulkan :
1.      Mengenai jempol
Ada berapa alasan teman facebook memberi  jempol pada postingan-postingan kita :
  1. Karena Postingannya memang keren dan layak diberi jempol.
Keren disini bisa dilihat dari segi :
  • Segi pengetahuannya
  • Pesan moralnya
  • Nilai fanatisme dan nasionalismenya
  • Tingkat kelucuaan dan kegokilannya, bagi yang suka pusi tentu tingkat keromantisan dan kedalaman bahasanya.
2. Merupakan postingan dari kekasih kita, mantan kita,  kecengan kita atau orang yang sedang kita taksir.
3. Merupakan postingan dari cowok / cewek cakep
4. Merupakan postingan orang-orang ternama
5. Yang empunya postingan selalu menyukai semua postingan yang ada berandanya. Jadi merupakan balas jasa   atas   jempol yang sudah kita berikandiberikan teman.
Bagi teman-teman yang pelit dan selektif dalam memberi jempol, maka ia pun jarang mendapat jempol. Orang-orang idealis berada dalam kelompok ini.
  • Bahkan ada beberapa teman yang postingannya bagus, pesan moralnya tinggi, akan tetapi sepi jempol karena ia jarang memberi jempol.      
  • Ada juga beberapa teman yang online hanya untuk member i jempol postingan temannya.
  • Saya sering mendapat inbox yang isinya “Like statusku ya!!” atau “Satu jempol anda berikan di status saya, maka seribu jempol yang akan saya berikan di status anda”
Bagiku hal semacam ini sangatlah menggelikan. Karena yang namanya perasaan suka atau perasaan setuju tidaklah bisa dipaksa, apalagi dibuat-buat. Kalau mau suka ya suka aja tak perlulah mengharap balas jasa.