Minggu, 24 November 2013

Sepertinya Terjatuh Lagi :)


Untuk pria sederhana yang malu malu menatap mataku…


Sepertinya aku mulai jatuh cinta, tenggelam dalam lautan rasa yang terus berbunga bunga.Ada kamu disana. Kamu yang awalnya bersikap tak acuh pada keberadaan ku dan mataku yang masih terus menatap dirinya.Ternyata kini kita saling punya rasa yang sama. Iya, rasa yang aku anggap adalah cinta. Kamu punya seribu alasan untuk bertanya ini itu, sepertinya itu cara mu mendekati hatiku. Membahas satu masalah tentang mata kuliah yang kita ambil semester ini. Walaupun terkadang sering ada pro dan kontra antara pendapat kita; tapi itu mengasyikan, ku temukan sebuah kenyamanan dari perbedaan pendapat kita, aku melihat ada keseriusan dalam proses pencapaian karirmu. Aku menyukai segala celotehmu, yang membuatku berpikir bahwa kau adalah yang kucari.

Detik ini, saat aku merangkai kata demi kata yang mendeskripsikan tentangmu, aku merindukan mu. Entahlah, kenapa aku bisa merindukan sosok lelaki pemalu sepertimu. Kamu yang selalu memalingkan wajah saat kedapatan tengah asik memperhatikan ku.Kamu yang tak pernah bisa menatap mataku, selama aku tersenyum manis dihadapanmu. Kamu yang sampai saat ini masih belum bisa mengucapkan satu kalimat yang sering di pertontonkan remaja saat ini. I Love You; iya kamu seakan canggung untuk melontarkan kata kata itu dihadapanku.

Dilayar 24 inc ini, aku tersenyum mengingatmu. Mengingat rayuan rayuan mu yang katanya itu muncul dari hati, Bayangan mu terpaku disini, diruang mata dan hati yang telah lama aku endapkan dan aku kunci rapat rapat. Saat ini, kamu sibuk berlari lari di pikiranku, entah di dalam sana kamu sesak atau kelelahan merasakan degub jantung yang ku tandakan sebagai cinta
Aku jatuh cinta lagi, kali ini pada sesosok lelaki sederhana yang selalu merunduk sepertimu. Aku kecanduan lagi rangkaian kata yang membuat aku melayang ke atas sana. Mendapati ada pesan singkat yang kamu kirimkan setiap aku tengah kelelahan menahan rindu; ya untukmu, pelukan hangatmu dari ujung pesan sana seakan mendekap hangat melawati celah dinding kamar yang kian lama semakin membeku, perhatianmu yang sejanak saja bisa menghapuskan kegundahan pikiranku tentang kamu, aku bahagia bisa merasakan kerinduan yang aku tahan perlahan; indah.
Aku mencintaimu, lelaki yang tak pernah berani menatap mataku dan berbicara lewat sana. Aku terjatuh dalam gumpalan perhatianmu yang membuatku terlena dalam percintaan lagi; Aku mencintaimu lelaki pemalu. Aku jatuh dalam pelukan hangatmu. Ku mohon tolong jangan berikan aku harapan harapan palsu seperti lelaki yang aku kenal kemarin. Sibuklah berlari dalam pikiranku, hati dan imajinasiku. Semoga kamu adalah masa depan dari sebuah kenangan yang aku simpan perlahan. Aku mencintaimu 

Minggu, 17 November 2013

Semudah itu Bahagia


Teruntuk si pemilik perut besar,

Sesederhana ini aku bahagia, mengetahui bahwa ada nama mu di ruang tulisan percakapan, mengomentari huruf yang aku rangkai secara sempurna, tentunya kau membalas  dengan gaya bahasa pesan mu yang aku kagumi. Jika kau berkenan melihat ekspresi wajahku, kau pasti akan langsung mengerti bahwa ada sebercak kekaguman yang aku simpan untukmu, kekaguman yang aku simpan rapat rapat, mencoba menutupi dari ketajaman mata dan sikap mu. Kamu tau, melihat ada nama mu dalam kolom percakapan ini setidaknya membuatku tersenyum indah melihat air hujan yang berjatuhan secara pasti. Ada kegembiraan yang merasuk bersama angin lewat sela sela jendela yang aku tutup rapat rapat.

Sesederhana itu kamu masuk dan menjadi sebab lengkungan manis terpancar dari bibirku, meski aku tau kamu juga membahagiakan wanita lain selain aku. Karena aku hanyalah seorang yang berperasaan diam diam. Selain aku, tercipta lengkungan manis yang kau buat, bahkan terlihat manis karena kau sadar sipemilik nya adalah kekasihmu. Aku hanya si pengagum yang terlihat biasa saja namun berharap luar biasa. Mungkin harapan itu palsu, harapan yang aku ciptakan supaya kau tetap bahagia bersamanya.

Aku memang terlalu bodoh mengagumimu yang jelas jelas telah memilihnya dan kau pun enggan pergi. Iya, engkau enggan pergi dari indahnya kebersamaan bersamaku dan mesranya jalinan hubungan kalian. Mungkin aku terlalu percaya diri, percaya bahwa suatu saat nanti kau melepas dan kau berlari ke arah wanita yang mengagumimu ini. Kini aku hanya bisa menikmati kebahagiannku secara sederhana, sesederhana kau membuatku jatuh cinta.

Sabtu, 09 November 2013

Jatuh Cinta Diam Diam

Pernahkah kau merasakan jatuh cinta diam diam??
Jatuh cinta pada seseorang yang tak paham akan cinta mu.
Tanpa awalan dan tanpa akhiran
Tanpa perhatian dan kesetiaan
Karena cinta itu hadir tanpa logika dan tanpa alasan

Aku ingin bertanya
Pernahkah kau merasakan jatuh cinta diam diam??
Saat dengan perlahan dia mengacaukan hari hari mu
Saat tiba tiba kamu selalu berusaha menjadi seseorang paling menyenangkan
Berjam jam menunggu nya, walau hanya sekedar mengajaknya berdebat masalah ilmu alam
Ketika bayangan dia pun, sanggup menjadi pengantar tidur yang manis
Atau ketika punggungnya saja, sudah memberikan kebahagiaan

Jatuh cinta diam diam
Saat mata mu mencari cari dia di tengah keramaian, namun pada nyatanya perhatianmu luput dari pandangannya.
Jatuh cinta diam diam,
Ribuan kali menyusun kalimat untuk sekedar menyapanya lewat pesan singkat
mengajaknya bicara seputar apa yang dia suka, renyah
namun tak pernah bisa mengajaknya sedikit demi sedikit berbicara
dari hati ke hati.
Ya, jatuh cinta diam diam
Memandangnya dari jarak ratusan meter
bergerak maju mundur, antara iya dan tidak
Melihat senyumnya dan sengaja memuseumkan dalam hati paling dalam
Mencintainya dalam diam

Sanggupkah kamu untuk jatuh cinta diam diam??
Bertingkah tegar melihat dia bahagia bersama pilihannya
Harus puas menerima renyah tawanya dari jarak ratusan kilometer.

Jatuh cinta diam diam adalah jatuh cinta paling menyakitkan, jatuh cinta yang mendesak hati untuk bungkam. Jatuh cinta yang tak pernah bisa direalisasikan. Hanya mata yang bisa berbicara, hanya senyum yang bisa berisyarat. Bahwa rasa itu sungguh dalam, dalam, dalam diam.




Pengecut Cinta


Jumat, 01 November 2013

KITA


Hanya sebuah kalimat yang terlontar entah untuk siapa!!! Baca saja, resapi dan renungkan!

Apakah kamu lupa, saat kita bergelut bersama menyelesaikan satu soal yang tak kunjung ditemukan jawabannya. Saat kita menangis dilantai dasar menceritakan penyebab permasalahan yang sedang dialami, saat air mata jatuh membasahi pipi yg mengalir karena satu tujuan yang ingin kita capai bersama. Jangan lupakan kebersamaan kita yang rakus dalam segala hal konyol, mencari santapan murah dan kita makan bersama di meja yang sejajar. Menelusuri lift yang hanya 4 lantai dengan tetap berdiam diri dalam lift dan enggan keluar.

Apakah dengan satu kesalahan yang kita lakukan bersama lantas membuat kita seperti ini? Merenungi kebodohan lalu, menyesali hubungan, memutuskan komunikasi. Begitu burukkah kita, sehingga kita hanya dianggap sampah yang membusuk?? Sehingga kita hanya sebuah daun yang bertebaran ikuti arah angin? Begitu bodohkah kita hingga kita harus pura pura tak mengerti apa yang dipermasalahkan?
Nyatanya aku hanyalah seonggok daging yang merindukan tulang, ,mengapresiasikan cinta yang entah siapa pemiliknya. Sesulit ini menjaga kata pertemanan. Cukup bertegur sapa setiap bertemu, tak saling prasangka ketika melihat, bertanya ketika tak tahu, melontar maaf ketika salah, dan tersenyum ketika memaafkan.

Sesulit itukah hingga aku harus membuyarkan kata KITA. KITA yang katanya ingin menjaga ukhuwah persahabatan, KITA yang pantang menyerah saat emosi melanda, KITA yang memiliki KETOLOLAN karena adanya KITA, KITA yang katanya satu namun bercabang seribu, KITA yang terbuka tapi disebarluaskan, Ya ini KITA, membentangkan jari lalu diarahkan kehati, namun ternyata penghormatan pribadilah yang kita butuhkan. Bukan yang katanya setia melalui hati tapi buktinya mencengkram. Bukan hal bodoh jika kita memang harus berpisah dengan keadaan seperti ini. Karena nyatanya air dan minyak takkan bisa menyatu. Bulan tak pernah bertemu matahari, selatan bertentangan dengan utara, dan seperti pungguk merindukan bulan.

Rasanya kita selalu di uji dengan ujian yang sama, kita terpaku pada kesalahan yang sama, kita mengemis pada keadaan yang salah. Jika kita tak sempurna itu benar, tapi kenapa ada diantara kita yang mengais ngais ketakutan? Apakah bagimu, aku hanyalah setumpuk kotoran hewan yang tersebar dijalanan?? Hanya pengemis yang berjalan pongah menanti penghargaan?
Bila memang IYA, maka biarlah aku yang pergi, mencari kebahagiaan hakiki yang pasti aku dapatkan yang datang bukan dari KITA.

Ya selamat tinggal kita yang katanya bersahabat

Minggu, 06 Oktober 2013

Sendiri


Kesendirian,,
Rupanya sangat aneh bagi berbagai kaum jelata akan sepi
Rasanya mereka sudah tercandu racun kebersamaan akan cinta

Namun kesedirian bukan berarti pongah akan rasa
Bukankah tekad itu berarti ganda??
Nyatanya aku sendiri karena tekadku
Bukan berarti aku gila
Mencintai hati yang sama menyukai bunga
Menyayangi raga yang sama penuh kelemahan
Aku hanya sedikit sinting kemegahan
Sendiriku caraku meraih anganku
Sedikitpun bukan karena aku tak laku

Bila ku ingin, ratusan lebah akan menghampiri bila kusuguhkan madu
Tapi kini mahoni ditangan masih melekat

Aku bukannya selalu terdampar dalam bayangan masa lalu
Aku bukan tak ingin beranjak dari cerminan nostalgia
Aku hanya tak ingin mengganggu waktu bahagiaku
Aku hanya tak mampu membuka rongga hati tuk disakiti
Aku sibuk mencari yang terbaik
Karena Tuhan pun merestui, hatiku takkan rapuh untuk kedua kalinya

Selasa, 01 Oktober 2013

Peranan Bandar Udara bagi Indonesia


Suatu fakta alami bahwa diantara fasilitas umum terbesar di dunia, bandar bandar udara memainkan peran penting dalam membentukperwujudan [landscape] ekonomi, politik, dan sosial masyarakat yang dilayaninya. 

[Alexander T. Wells and Seith B. Young, 2204;348] 



Pengertian Bandar Udara secara umum : 
- Bandar udara (disingkat : bandara ) / pelabuhan udara merupakan sebuah fasilitas tempat 
     pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat. Bandar udara yang paling sederhana minimal 
     memiliki sebuah landas pacu namun bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas 
     lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya.
- Menurut Annex 14 dari ICAO (internasional civil aviation organization) :
    bandar udara adalah area tertentu  didaratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan 
    peralatan) yang diperuntukan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan,
    keberangkatan dan pergerakan pesawat. 
-  Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (persero) angkasa pura adalah “lapangan udara,
          termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk
          menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat”.
 "Bandar udara mempunyai peranan sebagai alat transportasi (penghubung) yang menghubungkan
 antara satu wilayah dengan wilayah lain dengan jalur udara".

1. Simpul dalam jaringan transportai udara
     Titik lokasi bandar udara yang menjadi pertemuan beberapa jaringan dan rute penerbangan 
     sesuai hierarki bandar udara
2. Pintu gerbang kegiatan perekonomian dalam upaya pemerataan pembangunan, pertumbuhan
     dan stabilitas ekonomi serta keselarasan pembangunan nasional dan pembangunan daerah
3. Tempat kegiatan alih moda transortasi
     Dalam bentuk interkoneksi antar moda pada simpul transportasi guna memenuhi tuntutan
     peningkatan kualitas pelayanan yang terpadu pada kesinambungan yang digambarkan sebagai
     tempat perpindahan moda transportasi udara ke moda transportasi lain
4. Pendorong dan penunjang kegiatan industri, perdagangan dan atau pariwiata dalam menggerakan
     dinamika pembangunan nasional
5. Pembuka isolasi daerah
     Karena kondisi geografis, derah daerah terpencil sulit untuk diisolasi, namun dengan adanya
     bandar udara akan mudah karena sulitnya transportasi darat maupun laut.
6. Pengembangan daerah perbataan
     Dengan adanya bandar udara maka daerah daerah perbatasan sekitar wilayah bandara akan
     mengalami perbaikan perbaikan guna menunjang aktifitas bandar udara
7. Penanganan bencana
     Dengan adanya bandar udara, daerah yang terkena bencana akan lebih cepat diidentifikasi dan di
     tangani karena kemudahan dan kecepatan transportasi.


Transportasi udara mempengaruhi beberapa hal :
ž a. Ekonomi

ž b. Kondisi sosial kemasyarakatan

ž c. Sistem Hankam

ž d. Politik

ž e. Budaya

ž f. IPTEK

ž g. Informasi dan komunikasi

 

Jumat, 27 September 2013

Bandar Udara Termegah Di Indonesia

1. Kuala Namu International Airport
















2. Soekarno hatta International Airport








3. Sepinggan International Airport


















4. Ngurah Rai International Airport




















5. Hasanudin International Airport





















6. Hang Nadim International Airport