Rabu, 14 Agustus 2013

Apakah Ini Maksud Dari Cinta Diam Diam?


Awal dari pertemuan kita cukup membuatku bahagia. Lengkung pipimu berisyarat, membentuk cahaya indah yang memancarkan ketenangan. Engkau bagaikan harum melati ditengah taman, engkau senyawa asetilkolin yang menghatarkan impuls impuls kasih dalam ragaku. Didekatmu aku tenang ibarat tengah santai di pelipir telaga. Melihat senyummu, aku terhanyut dalam lantunan melodi keindahan, segala tentangmu membuat aku ingin terus memberikan sentuhan perlindungan yang menopang air matamu agar tidak terjatuh. Entahlah semua tentangmu saat ini.

Namun seketika aku mengingat dia yang selalu memelukku dalam doa’nya, teringat dia yang mendekap hangat tubuhku saat kami menelusuri indahnya jalan kota, teringat dia yang mapu menemani dimasa aku terlempar dan terdustakan oleh dunia, aku terus mengingat dia dengan berbagi tingkah gilanya untuk sekedar membuat ku tersenyum. Dan aku pun teringat dia yang tanpa sadar cintanya kini aku duakan.

Cinta ini terjaga direlung hati, hanya Tuhan dan aku yang tau. Aku punya dia sementara kamu sendiri apakah orang kan tahu bahwa kita mencinta??? Apakah ini namanya cinta diam diam? Apakah ini yang diartikan perselingkuhan? Atau ini berarti pengkhianatan? Aku tak tau dan mengerti.  Biarlah raga ini jadi miliknya, namun jiwa dan cintaku hanya untukmu.

Tuhan, Aku tahu, aku adalah seorang lelaki pecundang yang tak pernah bisa mengambil sebuah keputusan hebat. Rasanya aku malu olehMu, aku bukan lelaki soleh yang berjalan berdasarkan syariatmu. Rasa cinta ini terlalu sulit aku pendam sendiri. Aku belum bisa menjadi Ali bin Abu Thalib yang mencintai Fatimah dengan cinta paling mulia. Cinta yang kau berikan terbelah menjadi dua keeping yang tak pasti. Untuknya dan untuk dia. Aku hanya bisa menunggu waktu yang Kau simpan untukku. Waktu dimana aku berhenti bejuang untuk salah satu dari mereka. Waktu yang mengajarkan aku keberanian untuk berlari mengejar sesuatu yang jadi kebutuhan dan keutuhanku.

Aku menunggu waktu itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar